| sesekali berhenti, untuk hal-hal seperti ini |
Sembilas belas
tahun lalu, kejadian ini masih kerap diceritakan ibu dan beberapa orang yang
ikut membesarkanku. Ketakutanku belajar berjalan setelah jatuh untuk kali
pertama. Mungkin kemudian hal ini yang tak lagi diherankan keluarga saya, jika
melihat bagaimana saya melangkah di kaki yang sudah lebih panjang dan
seharusnya semakin kokoh memijak. Kakiku kerap kali melangkah serampangan kata
orang, mendesak-desak orang yang berjalan di sebelahku sampai mereka kesal dan
tak mau melangkah lurus. Tak jarang kemudian, saya jatuh tanpa sebab yang
jelas.



