Sudah bukan rahasia, saya tidak pernah menjadi
berani berhadapan dengan genre film horror. Apalagi horror Indonesia biasanya
punya setan dengan rupa cukup mengerikan cenderung menjijkan. Tapi, beberapa
bulan belakangan, ini adalah ketiga kalinya saya berhasil menyelesaikan
tontonan yang musiknya aja bikin jerit-jerit. Alasannya, saya pede karena nggak akan jadi penakut
gembel sendirian yang tiap beberapa menit kepingin jerit malah kadang jerit
saya diwakilkan. Haha.
Danur merupakan film horror Indonesia pertama yang
berhasil saya tamatkan setelah Mirror. Film ini diadaptasi dari sebuah buku dan
ditulis dari kisah nyata, tentang seorang anak perempuan bernama Risa yang
mendapatkan penglihatan lebih setelah tiup lilin di ulang tahun ke-8nya.
Tradisi orang kesepian tiup lilin lalu mendapat sesuatu ini sepertinya sedang trend, tapi saya sarankan kalau kamu mau
coba, tolong buat permohonan yang sangat spesifik. Jika tidak, kamu bisa lihat
sendiri, kalau bukan goblin yang hidup abadi meski ganteng ya 3 bocah lucu tapi
bukan manusia. Itu merepotkan, sangat.

